My Blog | I am here just for you

MAKALAH EVOLUSI

MAKALAH EVOLUSI

BAB I

PENDAHULUAN

 

I.I Rumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan evolusi ?

2.      Apakah perbedaan antara Darwin, Lamarck, weissman dan Wallaca mengenai evolusi mahkluk hidup ?

3.      Fakta-fakta apa yang digunakan oleh Darwin, Lamarck dan Wallacea untuk membuktikan kebenaran teori evolusi ?

4.      Faktor-faktor apa sajakah menurut pandangan Darwin sangat menentukan proses evolusi?

5.      Jelaskan bagaiamakah lingkungan sangat berpengaruh terhadap evolusi mahkluk hidup?

6.      Tuliskan berbagai petunjuk/bukti-bukti adanya evolusi !

7.      Jelaskan keterkaitan antara mutasi dengan evolusi makhluk hidup !

8.      Tuliskan prinsip-prinsip dasar hokum hardy-Weinberg !

9.      Hal-hal apakah yang memberlakukan hokum hardy-weinberg tentang frekuensi gen dalam populasi ?

10.  Jelaskan dengan singkat mekanisme evolusi sampai terbentuknya spesies baru (spesiasi)!

11.  sebutkan macam-macam fosil berdasarkan hasil pengamatan !

12.  Fosil apakah yang paling banyak dan paling sedikit ditemukan

 

BAB II

PEMBAHASAN

I.Pengertian

 

Evolusi adalah perubahan genotip pada suatu populasi yang berlangsung secara perlahan-lahan dan memerlukan waktu yang sangat panjang.

Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.

Continue reading

MAKALAH PUPUK DAN PEMUPUKAN

MAKALAH PUPUK DAN PEMUPUKAN

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang

 

Indonesia merupakan negara agraris yang mayoritas penduduknya menggantungkan diri pada sektor pertanian. Seiring dengan meningkatnya hasil pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, maka kebutuhan akan tersedia pupuk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau sangatlah mutlak diperlukan.

Pupuk memegang peranan penting dalam peningkatan kualitas produksi hasil pertanian. Salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan oleh petani adalah pupuk urea, yang berfungsi sebagai sumber nitrogen bagi tanaman. Dalam peternakan, urea apalagi merupakan nutrisi makanan ternak yang dapat meningkatkan produksi susu dan daging. Selain itu, pupuk urea memiliki prospek yang cukup besar dalam bidang industri, antara lain sebagai bahan dalam pembuatan resin, produk-produk cetak, pelapis, perekat, bahan anti kusut dam membantu dalam pencelupan di pabrik tekstil. Dengan demikian, kebutuhan pupuk urea setiap tahun semakin bertambah besar.

Continue reading

SIFAT ALAMIAH TANAH

SIFAT ALAMIAH TANAH

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Masalah

Pada suatu keruntuhan akibat geseran, tegangan-tegangan yang timbul di dalam sistem tanah, dan ini pada umumnya mengakibatkan runtuhnya sistem tersebut. Keruntuhan dapat terjadi sebagai akibat menurunnya kekuatan tanah sepanjang bidang tersebut.

Kekuatan tanah seringkali menurun selama terjadinya gempa bumi, akibat tanah mengalami suatu kondisi pembebanan siklus. Banyak tanah sangat peka terhadap pembekuan air akan mengembang selama temperatur beku, menyebabkan kerusakan pada jalan raya, fondasi gedung, dinding penahan dan bangunan-bangunan lainnya. Continue reading

SIFAT BIOLOGI TANAH

SIFAT BIOLOGI TANAH

Total Mikroorganisme Tanah

Tanah dihuni oleh bermacam-macam mikroorganisme. Jumlah tiap grup mikroorganisme sangat bervariasi, ada yang terdiri dari beberapa individu, akan tetapi ada pula yang jumlahnya mencapai jutaan per gram tanah. Mikroorganisme tanah itu sendirilah yang bertanggung jawab atas pelapukan bahan organik dan pendauran unsur hara. Dengan demikian mereka mempunyai pengaruh terhadap sifat fisik dan kimia tanah (Anas 1989).

Selanjutnya Anas (1989), menyatakan bahwa jumlah total mikroorganisme yang terdapat didalam tanah digunakan sebagai indeks kesuburan tanah (fertility indeks), tanpa mempertimbangkan hal-hal lain. Tanah yang subur mengandung sejumlah mikroorganisme, populasi yang tinggi ini menggambarkan adanya suplai makanan atau energi yang cukup ditambah lagi dengan temperatur yang sesuai, ketersediaan air yang cukup, kondisi ekologi lain yang mendukung perkembangan mikroorganisme pada tanah tersebut.

Continue reading

Makalah Pembentukan Tanah – 2

MAKALAH PEMBENTUKAN TANAH

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.  Latar Belakang

Adapun yang melatarbelakangi penulisan makalah ini yaitu karena masih banyak diantara kita yang sudah sering melihat serta memanfaatkan tanah dalam kehidupan sehari-hari namun belum mengetahui apa itu tanah dan bagaimana bisa terbentuknya tanah. Oleh karena itu disini akan mencoba untuk memaparkan proses pembentukan tanah.

1.2.  Tujuan Penulisan

Adapun yang menjadi tujuan penulisan makalah ini selain untuk memenuhi penilaian pada Mata Kuliah Dasar-dasar Ilmu Tanah yaitu juga agar kita semua dapat mengetaui apa itu tanah dan bagaimana pembentukan tanah sampai menjadi tanah yang kita manfaatkan dalam kehidupan serta bagaimana hubungannya antara pembentukan tanah dengan tanaman. Continue reading

MAKALAH MORFOLOGI TANAH

MAKALAH MORFOLOGI TANAH

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

Fisiologi adalah turunan biologi yang mempelajari bagaimana kehidupan berfungsi secara fisik dan kimiawi. Fisiologi menggunakan berbagai metode ilmiah untuk mempelajari biomolekul, sel, jaringan, organ,system organ, dan organism secara mejalankan fungsi fisik dan kimiawi untuk melindungi kehidupan. Berdasarkan objek kajiannya dikenal fisiologi manusia, fisiologi tumbuhan, dan fisiologi hewan, meskipun prinsip fisiologi bersifat universal, tidak bergantung pada jenis organisme yang dipelajari. Sebagai contoh, apa yang dipelajari pada fisiologi sel khamir dapat pula diterapkan sebagian atau seluruhnya pada sel manusia. Continue reading

MAKALAH KESALAHAN BERBAHASA

MAKALAH KESALAHAN BERBAHASA

BAB I

PENDAHULUAN

 1.1 Latar belakang

Kenyataan menunjukkan bahwa orang Indonesia umumnya dan para siswa khususnya tergolong dwibahasawan. Bahasa Indonesia dianggap sebagai B2 bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Pengajaran bahasa Indonesia dimulai sejak taman kanak-kanak. Ini berarti bahwa pembinaan bahasa telah dimulai sejak dini. Namun ternyata masih terdapat banyak kesalahan dan persoalan dalam berbahasa Indonesia.

Persoalan kebahasaan yang dihadapi dalam pengajaran bahasa Indonesia ialah adanya pengaruh Bl (bahasa daerah atau bahasa ibu) terhadap B2 (bahasa Indonesia atau bahasa yang dipelajari). Pengaruh itu ada yang berkaitan dengan tata bunyi, tata bentuk kata, dan ada pula yang berhubungan dengan tata kalimat.

Ada dua jenis kesalahan berbahasa yakni,  (1)  kesalahan terbuka dan (2) kesalahan tertutup. Kesalahan terbuka adalah kesalahan berbahasa pada tingkat ketatabahasaan yang terlihat dalam kalimat-kalimat yang dihasilkan pembelajar. Kesalahan tertutup merupakan kesalahan yang tersembunyi di balik kalimat yang tersusun secara benar menurut tata bahasa; secara benar menurut kaidah ketatabahasaan tetapi tidak benar dari sudut semantiknya. Lebih lanjut dikatakan  bahwa kesalahan-kesalahan terjadi karena adanya kesulitan dari pembelajar mempunyai arti yang penting bagi peneliti yaitu mereka dapat bukti tentang cara bahasa itu dipelajari terlebih dapat diketahui strategi atau metode yang tepat untuk pembelajarannya (Soenardji, 1989: 143-144). Continue reading